TRAINING TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE
DESKRIPSI TRAINING TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE
Pelatihan Total Productive Maintenance (TPM) sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasional di lingkungan industri. Melalui pelatihan ini, karyawan dari berbagai level dapat memahami peran dan tanggung jawab mereka dalam menjaga dan merawat peralatan secara proaktif. TPM membantu mencegah kerusakan mesin, mengurangi downtime, serta meningkatkan kualitas produk. Selain itu, pelatihan ini menumbuhkan budaya kerja yang kolaboratif dan tanggap terhadap masalah teknis. Dengan penerapan TPM yang efektif, perusahaan dapat menekan biaya produksi, memperpanjang usia peralatan, dan mencapai target operasional secara konsisten serta berkelanjutan.

TUJUAN PELATIHAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE
- Meningkatkan Efisiensi Produksi
Mengurangi downtime mesin dan meningkatkan ketersediaan peralatan agar proses produksi berjalan lancar. - Meningkatkan Kompetensi Karyawan
Membekali karyawan dengan pengetahuan dan keterampilan dalam merawat, mengoperasikan, dan mendeteksi potensi kerusakan pada peralatan. - Mendorong Partisipasi Aktif
Membangun budaya kerja yang melibatkan seluruh elemen organisasi, dari operator hingga manajemen, dalam pemeliharaan peralatan. - Mengurangi Biaya Perawatan
Mengalihkan pendekatan dari pemeliharaan reaktif ke preventif dan prediktif, sehingga mengurangi frekuensi kerusakan dan biaya perbaikan. - Meningkatkan Kualitas Produk
Menjamin stabilitas proses produksi dan mengurangi cacat produk akibat kegagalan peralatan. - Menciptakan Lingkungan Kerja yang Lebih Aman
Mengurangi potensi kecelakaan kerja yang disebabkan oleh peralatan yang tidak terawat.
LIST MATERI PELATIHAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE
- Pendahuluan Total Productive Maintenance (TPM)
- Definisi dan prinsip dasar TPM
- Sejarah dan perkembangan TPM
- Tujuan dan manfaat implementasi TPM
- Delapan Pilar TPM (8 Pillars of TPM)
- Autonomous Maintenance
- Planned Maintenance
- Quality Maintenance
- Focused Improvement (Kaizen)
- Early Equipment Management
- Education and Training
- Safety, Health, and Environment
- TPM in Office Functions
- Autonomous Maintenance (Jishu Hozen)
- Tahapan autonomous maintenance
- Peran operator dalam pemeliharaan
- Standarisasi pembersihan dan inspeksi
- Planned Maintenance
- Strategi dan jenis pemeliharaan terencana
- Penjadwalan preventive dan predictive maintenance
- MTBF, MTTR, dan pengukuran performa
- Quality Maintenance
- Pencegahan kerusakan karena kualitas
- Analisis akar penyebab masalah kualitas
- Penggunaan QC tools
- Kaizen (Focused Improvement)
- Identifikasi dan eliminasi kerugian
- Aktivitas small group improvement
- Teknik pemecahan masalah
- Early Equipment Management
- Keterlibatan pemeliharaan dalam desain peralatan baru
- Standarisasi desain untuk kemudahan perawatan
- Evaluasi performa mesin sejak awal
- Pelatihan dan Pengembangan SDM TPM
- Peta kompetensi TPM
- Perencanaan program pelatihan TPM
- Teknik mentoring dan coaching
- Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan (SHE)
- Integrasi SHE dalam TPM
- Pencegahan kecelakaan kerja
- Audit dan inspeksi SHE
- Implementasi TPM di Kantor (Office TPM)
- Peningkatan efisiensi di fungsi administratif
- Eliminasi waste di proses non-produksi
- Digitalisasi dan standardisasi proses kantor
- Pengukuran dan Evaluasi Kinerja TPM
- OEE (Overall Equipment Effectiveness)
- Key Performance Indicators (KPI) TPM
- Monitoring dan audit TPM
- Strategi Implementasi TPM
- Roadmap implementasi TPM
- Tim TPM dan struktur organisasi
- Studi kasus dan best practice TPM
PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE
- Operator Produksi
- Agar dapat melakukan autonomous maintenance dan mengenali tanda-tanda awal kerusakan mesin.
- Teknisi dan Tim Pemeliharaan (Maintenance)
- Untuk meningkatkan efektivitas pemeliharaan terencana dan kemampuan analisis kerusakan.
- Supervisor dan Foreman Produksi
- Untuk memantau pelaksanaan TPM di lini produksi dan mendukung aktivitas perbaikan berkelanjutan (Kaizen).
- Manajer Produksi dan Manajer Pemeliharaan
- Untuk merancang strategi implementasi TPM dan mengukur performa seperti OEE (Overall Equipment Effectiveness).
- Tim Quality Assurance / Quality Control
- Untuk mengintegrasikan TPM dalam peningkatan kualitas dan mengurangi kerusakan akibat kualitas buruk.
- Engineer Proses dan Peralatan (Process/Equipment Engineer)
- Untuk merancang peralatan yang mudah dipelihara dan mendukung early equipment management.
- Tim HSE (Health, Safety, Environment)
- Untuk memastikan integrasi keselamatan kerja dan lingkungan dalam aktivitas TPM.
- Tim Improvement / Kaizen Team
- Untuk mendukung pelaksanaan continuous improvement melalui analisis kerugian dan peningkatan efisiensi.
- Staff Kantor yang Terlibat dalam Office TPM
- Untuk meningkatkan efisiensi proses administratif yang mendukung operasional.
- Top Management / Manajemen Puncak
- Untuk memahami manfaat strategis TPM dan memberikan dukungan dalam implementasi di seluruh organisasi.
Pemateri/ Trainer pelatihan quality maintenance di Bali
Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini.
Metode pelatihan planned maintenance Jogja
Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami. Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja.
Lokasi Pelatihan Control System Bandung
Pelatihan-Online.com tidak hanya menyelenggarakan Online Training saja namun juga mengadakan pelatihan secara offline atau tatap muka. Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami.
Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026
Januari : 6 – 7 Januari 2026
Februari : 12 – 13 Februari 2026
Maret : 30 – 31 Maret 2026
April : 8 – 9 April 2026
Mei : 12 – 13 Mei 2026
Juni : 22 – 23 Juni 2026
Juli : 16 – 17 Juli 2026
Agustus : 3 – 4 Agustus 2026
September : 17 – 18 September 2026
Oktober : 21 – 22 Oktober 2026
November : 4 – 5 November 2026
Desember : 17-18 Desember 2026
Jadwal tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta
Investasi Training Control System Online tahun 2026 ini :
Investasi pelatihan selama tiga hari tersebut menyesuaikan dengan jumlah peserta (on call). *Please feel free to contact us.
Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.
Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama):
- FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
- FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan .
- Module / Handout
- FREE Flashdisk
- Sertifikat
- FREE Bag or bagpack (Tas Training)
- Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
- 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
- FREE Souvenir Exclusive
Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.